Category Archives: Tulisan Riyan Zahaf

Site khusus tulisan suami saya terkait dengan tsaqofah Islam

Kewajiban Menerima Khabar Wahid atas Kesaksian Hilal dari seorang Muslim yang Adil

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

alhamdulillahi rabbil-alamin, wa sholatu wa salam al an-nabii (shalallaahu ‘alaihi wa salam)
amma ba’du:

رح5] ــــ وَعَنْ ابْن عُمَرَرضي اللَّهُ عنهما قال: “تراءَى النّاسُ الهلال فأَخبَرتُ النّبيَّ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّم أَنِّي رأَيْتُهُ فصامَ وأَمَرَ النّاس بصيامِهِ” رواهُ أبو داود وصحّحه ابنُ حبّان والحاكم.

Hadits ke-5

Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu berkata: Orang-orang melihat bulan sabit, lalu aku beritahukan kepada Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bahwa aku benar-benar telah melihatnya. Lalu beliau berpuasa dan menyuruh orang-orang agar berpuasa. Riwayat Abu Dawud. Hadits shahih menurut Hakim dan Ibnu Hibban.

Read the rest of this entry

Advertisements

DEMOKRASI : SISTEM KUFUR, HARAM Mengambilnya, Menerapkannya, dan Menyebarluaskannya (hal 34-52)

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

Kutipan Kitab Terjemah:
“DEMOKRASI : SISTEM KUFUR, HARAM Mengambilnya, Menerapkannya, dan
Menyebarluaskannya (hal 34-52)”, Syaikh Abdul Qadim Zallum rahimahullah.

Sebelum kami menjelaskan pertentangan demokrasi dengan Islam dan menerangkan hukum syara’ dalam pengambilan demokrasi, kami ingin mengupas tentang hal-hal yang boleh dan
yang tidak boleh diambil kaum muslimin dari umat dan bangsa lain. Serta tentang hal-hal yang haram diambil oleh kaum muslimin, sesuai dengan nash-nash dan hukum-hukum syara’.
Penjelasan kami sebagai berikut :

1. Sesungguhnya seluruh perbuatan manusia, dan seluruh benda-benda yang digunakannya dan atau berhubungan dengan perbuatan manusia, hukum asalnya adalah mengikuti Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa salam dan terikat dengan hukum-hukum risalah beliau. Keumuman ayat-ayat hukum menunjukkan bahwa dalam masalah-masalah tersebut wajib hukumnya merujuk kepada syara’ dan terikat dengan hukum-hukum syara’.

Read the rest of this entry

Tanggapan Tulisan “Hipokrisi Gerakan Dakwah Hizbut Tahrir Indonesia”

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

Sumber tulisan “Hipokrisi Gerakan Dakwah Hizbut Tahrir Indonesia”:

http://www.facebook.com/profile.php?id=1022918172#!/notes/sigit-kamseno/hipokrisi-gerakan-dakwah-hizbut-tahrir-indonesia/475746413110

 ===================================================================================

Dengan membaca beberapa pandangan, comment dan posting tulisan yang terkait dari sebagian kaum muslimin, Penulis memandang perlu memberikan sedikit tanggapan. Apa yang penulis sampaikan adalah terlepas dari keputusan HT secara resmi, namun hanya atas nama pribadi penulis saja.

Read the rest of this entry

Hukum Rajam (Anugerah Allah Yang Ter-dzhalimi)

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, asyhadu ala illaha illallah, wa asyhadu ‘anna muhammad rasulullah, wa shallallaahu ‘alaihi wa salam.

Pengantar

Sesunngguhnya, hukum rajam adalah salah satu perkara yang saat ini dilalaikan oleh kaum muslimin dan merupakan salah satu ikatan dan sendi-sendi Islam, dimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam telah mengabari pada ummatnya akan datangnya suatu masa dimana ikatan yang terakhir tinggal sholat.

Akan terlepas (kelak) ikatan (kekuatan) Islam, ikatan demi ikatan. Setiap kali terlepas satu ikatan maka orang-orang akan berpegangan kepada yang lainnya. Yang pertama kali terlepas ialah hukum dan yang terakhir adalah shalat.”

(HR. Ahmad dan Al Hakim)

Read the rest of this entry

Menyikapi Anggota DPR yang Mengutip Injil

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

Segala puji bagi Allah Subhana wa ta’ala, dan shalawat kepada Nabi Shallalaahu ‘alaihi wa salam.

I. Pengantar

Ditengah-tengah kebangkitan Islam di seluruh dunia Islam dan meningkatnya arus dukungan ditegakkannya syari’ah dan khilafah, ternyata masih ada orang atau partai tertentu yang berharap mengalir dukungan dari orang-orang diluar Islam bahkan dengan mengutip injil. Adalah sangat lazim, jika partai yang masih dikenal Islam mengutip dalil-dalil dalam upaya menyampaikan suara umat di DPR, tetapi adalah perkara diluar kebiasaan jika mengutip dalil di luar Islam. Bahkan, dengan izin Allah Subhana wa Ta’ala, yang bersangkutan ternyata mengakuinya sebagai perkara diluar kebiasaan:

——————-

Usai rapat, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar juga sempat menyebut luar biasa pandangan FPKS ini kepada Nasir. Namun, Nasir hanya merespon sambil tersenyum kecil. “Ini bukan luar biasa, pak. Tapi, di luar kebiasaaan,” pungkasnya sambil bersalaman dengan Patrialis.

http://hukumonline.com/berita/baca/lt4d93bc123307a/ketika-pks-mengutip-injil-matius

——————-

  Read the rest of this entry

Syarah Kitab Ad-Dausiyyah tentang Azab Kubur

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

Ada sebuah permasalahan yang terkait dengan penjelasan Imam an-Nabhany -rahimahullah- di dalam kitab Ad-Dausiyyah:

فعن أبي هريرة قال ؛ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ؛ [ إذا فرغ احدكم من التشهد الأخير فليتعوذ من اربع ، من عذاب جهنم ومن عذاب القبر ومن فتنة المحيا وفتنة الممات ومن شر فتنة المسيح الدجال ] ، وعن عائشة رضي الله عنها ؛ أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يدعو في الصلاة ” اللهم اني أعوذ بك من عذاب القبر وأعوذ بك من فتنة المسيح الدجال .

Hadist dari Abu Hurairah -radhiyallaahu ‘anhu- bahwa:

Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa salam- berkata:

Apabila telah selesai tashyahud akhir, meminta perlindungan terhadap 4 hal, yaitu dari azab neraka, azab kubur, fitnah hidup dan fitnah mati, dan kejahatan fitnah al-masih dajjal”

  Read the rest of this entry