Menjadi Penulis yang Baik Atau Terbaik?

Standard

Oleh : Ahmad Kindi

Syarat utama menjadi penulis adalah menulis. Tanpa menulis Anda tidak akan pernah jadi seorang penulis. Benar?

Tidak benar.

Sekarang, tanpa menulis pun Anda tetap bisa jadi penulis. Syaratnya Anda mesti punya uang. Artinya Anda membayar penulis bayaran untuk menuliskan buku, artikel, cerpen atau apa pun yang diisbatkan atas nama Anda. Beres.

Tidak jadi masalah Anda menulis dengan jasa penulis bayaran, selama isi tulisan Anda memiliki nilai positif bagi pembaca. Karena tulisan sama dengan ucapan. Jika mengandung kebaikan maka akan bermanfaat, baik bagi yang mengucapkan maupun bagi yang mendengar. Anda pasti ingat istilah “lidah tak bertulang” atau “mulutmu harimaumu”. Jika perkataan Anda tidak membawa kebaikan maka bisa membahayakan orang lain dan diri Anda sendiri.

Begitu pun tulisan. Sebuah tulisan bisa membawa perdamaian, juga bisa menimbulkan peperangan. Tulisan bisa mendidik, juga bisa untuk memfitnah. Jika menulis dengan niat yang baik dan ditulis dengan baik maka tulisan Anda akan menjadi kebaikan. Intinya jangan sampai tulisan Anda mencelakakan. Mencelakakan diri Anda sendiri dan orang lain.

Nah, sekarang bagaimana rumus menjadi penulis terbaik?

Allah SWT berfirman di Surat Fushshilat ayat 33 yang artinya

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri (muslim)?”

Ini berarti ada tiga hal yang menjadikan perkataan seseorang menjadi perkataan yang paling baik. Dengan kata lain, tidak ada perkataan yang lebih baik daripada perkataan yang mengandung tiga unsur berikut:

1. Menyeru kepada Allah

2. Mengerjakan amal saleh

3. Mengatakan, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri (muslim)

Ingat, perkataan dan tulisan adalah sama. Hanya saja yang satu disampaikan secara verbal (lisan). Satunya lagi disampaikan secara simbolik (tulisan).

Berdasarkan Surat Fushshilat ayat 33 di atas, maka kita dapati bahwa rumus menjadi penulis terbaik adalah dengan memenuhi tiga kriteria tersebut, yaitu:

1. Tulisan Anda mengandung seruan (dakwah) kepada Allah.

2. Tulisan Anda merupakan hikmah dari amal saleh yang Anda lakukan. Artinya Anda menuliskan apa yang memang telah Anda amalkan. Alias bukan cuma teori.

3. Tulisan Anda menunjukkan identitas Anda sebagai seorang muslim.

Itu dia rumus menjadi penulis terbaik.

Sekarang, apakah Anda tertarik melakukannya?

Oh, Anda tidak ingin menjadi penulis terbaik? Anda hanya ingin menulis, tanpa ada embel-embel “terbaik” atau embel-embel apa pun? Itu sah-sah saja. Anda tidak ingin menjadi penulis terbaik seperti rumus di atas itu terserah Anda. Namun sebelum menutup, ijinkan saya mengajak Anda, paling tidak mari kita menjadi penulis yang baik. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang artinya:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR Bukhari, Muslim)

Ingat, menulis sama dengan berbicara. Maka mari kita menulis yang baik-baik sebagaimana kita diajarkan berbicara yang baik-baik. Jika Anda tidak membuat tulisan terbaik maka paling tidak Anda membuat tulisan yang baik. Tulisan yang mengandung kebaikan. Atau jika tidak, lebih baik jangan menulis sama sekali. Itu pun jika Anda beriman kepada Allah dan hari akhirat. Karena tulisan yang tidak baik bisa saja mencelakakan. Begitu banyak tulisan-tulisan berisi dusta. Memfitnah dan sebagainya. Semoga kita tidak lupa bahwa semua perbuatan akan dipertanggungjawabkan kelak. Termasuk tulisan.

Akhirnya, pilihan di tangan Anda. Jika tulisan Anda baik maka hasilnya akan baik untuk Anda. Sebaliknya, jika tidak, maka kecelakaan juga bagi Anda sendiri. Sekali lagi, mari menjadi penulis terbaik, atau paling tidak menjadi penulis yang baik. Jika tidak, lebih baik jangan menulis sama sekali.

Sumber Tulisan :

http://edukasi.kompasiana.com/2012/04/27/menjadi-penulis-yang-baik-atau-terbaik/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s