Agar Cinta itu Tumbuh

Standard

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Ustadzah yang dirahmati Allah, saya menikah tujuh bulan lalu. Tapi sampai saat ini rasa cinta saya kepada suami belum tumbuh. Bagaimana untuk menumbuhkan rasa cinta antara suami istri.  Kira-kira apa yang harus saya lakukan agar cinta itu tumbuh. Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Vivi
Tangerang

Wa’alaikumsalam Wr.Wb

Vivi yang baik,

Menikah adalah menjalankan sunnah Nabi, sesuai dengan fitrah manusia. Hikmah yang dapat diambil kalau sunnah Nabi ini dijalankan adalah munculnya ketentraman jiwa. Dengan pernikahan akan tumbuhlah kecintaan, kasih sayang, dan kesatuan antara pasangan suami istri. Dengan pernikahan, keturunan umat manusia akan tetap berlangsung semakin banyak dan berkesinambungan. Rasulullah SAW bersaksi tentang rumah tangganya dengan ungkapan yang sederhana, ”Baiti jannati”, ”Rumahku Surgaku”. Rumah laksana surga akan dapat dirasakan jika orang-orang yang ada di dalamnya dapat menjalin hubungan dengan penuh kasih sayang. Bukankah salah satu tujuan dari pernikahan agar tercipta kehidupan rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasanan-Nya) bagi kaum yang berpikir”. (QS. Ar-Ruum:30).
Vivi yang baik,

Anda menikah dengan suami Anda sekarang tidak terpaksa kan? Karena dalam pernikahan ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi. Salah satunya adalah kerelaan calon istri. Wajib bagi wali untuk menanyai terlebih dahulu kepada calon istri dan mengetahui kerelaannya sebelum diaqadnikahkan. Kelanggengan, keserasian, persahabatan tidaklah akan terwujud apabila kerelaan pihak calon istri belum diketahui. Islam melarang menikahkan dengan paksa, baik gadis atau janda dengan laki-laki yang tidak disenanginya. Kalau memang tidak terpaksa, insya Allah itu hanya soal waktu. Ada baiknya Anda mencari tahu sebabnya, kenapa sudah tujuh bulan rasa cinta itu belum muncul.
Vivi yang baik,

Cinta memang diperlukan dalam kehidupan suami istri. Dengan cinta akan muncul kasih sayang dan ketentraman. Kehidupan suami istri yang kering dan dingin tentu tidak akan memberikan kebahagiaan pada keduanya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan dan merawat cinta kasih di antara suami-istri. Misalnya dengan menumbuhkan rasa saling mengerti dan memahami sifat dan karakter masing-masing. Tidak ada salahnya bila Anda memahami dan mengerti dunia kerja, kesibukan atau kegiatan suami. Hal ini akan menumbuhkan sikap saling mendukung dan menguatkan bila suatu saat suami mengalami permasalahan. Memperhatikan hal-hal yang terkesan remeh, juga bisa menumbuhkan rasa cinta. Contohnya, menjaga penampilan atau mengucapkan kata-kata romantis pada pasangan kita. Jangan lupa berilah perhatian yang tulus dan luangkan waktu untuk bersama. Rasulullah SAW mengajarkan agar kebahagiaan dan rasa cinta  terjalin di dalam rumah tangga, salah satunya adalah dengan mengerjakan shalat tahajud bersama pasangan hidup kita. Sebab, perbuatan tersebut dapat mengisi rumah tangga kita dengan kebahagiaan, kegembiraan, dan cinta.

Rasulullah SAW bersabda,

“Semoga Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun pada sebagian waktu malam, kemudian mengerjakan shalat (malam) dan membangunkan istrinya, dan jika sang istri enggan untuk bangun maka ia akan memercikkan air ke wajah istrinya; dan semoga Allah menyayangi seorang perempuan yang bangun pada sebagian waktu malam, kemudian mengerjakan shalat (malam) dan membangunkan suaminya, dan ketika suami enggan bangun maka ia akan memercikkan air ke wajah suaminya.” (HR. Abu Daud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Insya Allah shalat tahajud bersama akan memberikan tidak hanya suasana yang romantis, tetapi juga kekuatan cinta. Menumbuhkan cinta, dan menambah kedekatan hati dengan pasangan hidup kita. Saat itulah waktu yang sangat jernih untuk menemukan makna cinta dalam satu biduk rumah tangga. Insya Allah.[]

Sumber : http://mediaumat.com/konsultasi/1504.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s