Who Is the Truly Real Terrorist??

Standard

Oleh : Riyan Zahaf

           Jadi, siapakah terorisme yang sebenarnya ? Kalau kita mau meneliti sejarah, maka terlalu banyak dan panjang catatan peristiwa sejarah Amerika yang dapat membuktikan bahwa Amerika adalah teroris sejati. Amerika dengan dukungan sekutunya NATO, berhasil menekan PBB untuk mengembargo Irak.

         Jika definisi teror adalah membunuh rakyat sipil yang tak berdosa; anak-anak, wanita dan orang tua, maka mereka atau Amerika adalah teroris paling pertama, teratas dan terjahat yang dikenal oleh sejarah umat manusia. Mereka telah membantai jutaan rakyat sipil tak berdosa di seluruh dunia; Jepang, Vietnam, Afghanistan, Iraq, Palestina, Chechnya, Indonesia dan banyak negara lainnya.

         Jika definisi teror adalah membom tempat-tempat dan kepentingan-kepentingan umum, mereka adalah pihak yang pertama, teratas dan terjahat yang mengajarkan, memulai dan menekuni hal itu.

         Jika definisi teror adalah menebarkan ketakutan demi meraih kepentingan politik, maka merekalah yang pertama, teratas dan terjahat yang melakukan hal itu di seluruh penjuru dunia.

         Jika definisi teror adalah pembunuhan misterius terhadap lawan politik, maka mereka adalah pihak pertama, teratas dan terjahat yang melakukan hal itu.

       Jika definisi mendukung teroris adalah membiayai, melatih dan memberi perlindungan kepada para pelaku kejahatan, maka mereka adalah pihak yang pertama, teratas dan terjahat yang melakukan hal itu. Mereka bisa berada di balik berbagai kudeta di seluruh penjuru dunia. Aliansi Utara di Afghanistan, John Garang di Sudan, Israel di bumi Islam Palestina, Serbia dan Kroasia di bekas negara Yugoslavia, dan banyak contoh lainnya merupakan bukti konkrit tak terbantahkan bahwa The Real Terrorist adalah Amerika dan sekutu-sekutunya!

       Jika Definisi terroris adalah orang yang mempertahankan agamanya, dan berusaha menerapkan Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan negaranya berdasarkan ketentuan Al Qur’an, As-Sunnah, dan Ijma’ Shahabat, TANPA MELAKUKAN TINDAKAN KEKERASAN di daerah bukan konflik seperti di Indonesia, Malaysia, Mesir, Turki, Amerika, Jepang, dll maka Aku dan Ummat Islam itulah terroris.

       Jika Definisi terroris adalah orang yang mempertahankan agamanya, dirinya, hartanya dari Invansi bersenjata Kafir penjajah seperti di Palestine, Irak, Afghanistan, Pakistan, Checnya, somalia, maka Aku dan Ummat Islam itulah terroris.

      Jika Definisi terroris adalah orang yang mempertahankan agamanya, menolak Bid’ah-Sekulerisasi-Liberalisasi-pluralisme-Demokrasi-Sosialisme, dan mendukung tegaknya Syari’ah dan Khilafah ala al-minhajun-nubuwwah, maka Aku dan Ummat Islam itulah terroris.

Kesimpulannya: Tuduhan Terroris hanyalah terhadap Ummat Islam, meskipun korban aksi terrorisme terbesar adalah Ummat Islam akibat aksi terror AS dan sekutunya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s